Utut Adianto Tak Ingin Maju Lagi, PB Percasi Siap Gelar Munas Memilih Ketua Umum Baru 2026-2030

Utut Adianto Tak Ingin Maju Lagi, PB Percasi Siap Gelar Munas Memilih Ketua Umum Baru 2026-2030

Nusantaratv.com - 08 Maret 2026

Sekretaris Jenderal PB Percasi Hendri Hendratno
Sekretaris Jenderal PB Percasi Hendri Hendratno

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratvcom-Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) siap menggelar hajat besar Musyawarah Nasional (Munas) dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum masa bakti 2026-2030 di The Tavia Heritage Hotel Cempaka Putih Jakarta pada 10-12 April mendatang. 

Pada Munas nanti kemungkinan besar para Pengprov Percasi se-Indonesia bakal memilih Ketua Umum baru. Pasalnya, Ketua Umum PB Percasi 2022-2026 Grand Master Urut Adianto yang akan berakhir masa baktinya telah memberi isyarat kuat tidak akan maju lagi sebagai calon ketua umum. 

Sekretaris Jenderal PB Percasi Hendri Hendratno mengatakan menyongsong pelaksanaan Munas 2026, PB Percasi melalui rapat pleno telah menetapkan Panitia Munas. Sementara untuk Tim Penjaringan masih akan didiskusikan melalui rapat lanjutan. 

"Persiapan yang sedang dilaksanakan PB Percasi saat ini yaitu menyiapkan laporan kegiatan, laporan keuangan, terus tata tertib acara untuk munas," ujar Hendri Hendratno ditemui di sela pertandingan turnamen catur Ramadhan Cup 2026 di Wisma Kemenpora Jakarta. 

Menurut Hendri pelaksanaan Munas PB Percasi 2026 pastinya menyedot perhatian dari seluruh insan catur di Tanah Air. Semua penasaran dan ingin tahu siapa figur yang akan menggantikan Utut Adianto yang telah memimpin PB Percasi selama dua periode.

"Karena sampai sekarang, sampai di rapat pleno terakhir kemarin, Pak Utut sudah mengatakan kalau beliau tidak mau maju lagi sebagai Ketua Umum," ungkap Hendri yang telah berkiprah sebagai Sekjen PB Percasi selama kurang lebih 11 tahun sejak era Ketua Umum Eddie Widiono (2005-2010), Hashim Djojohadikusumo (2010-2017) hingga Utut Adianto (2017-2021, 2022-2026). 

Hendri menyampaikan sebenarnya Utut Adianto masih dibolehkan maju sebagai calon dalam pemilihan Ketua Umum PB Percasi untuk periode ketiga. Menyusul keluarnya Surat Edaran KONI Pusat pada 2024 lalu yang dikirimkan ke semua cabor yang menyatakan bahwa kepengurusan KONI, Ketuanya, sekarang ini bisa dipilih lebih dari dua periode. 

"Nah, untuk Percasi ditambah, asal disepakati munas secara aklamasi. Jadi lebih dari, bahkan kalau sampai 3 periode, 4 periode boleh sekarang ini. Kalau dulu memang zamannya Pak Hashim itu nggak boleh. Tapi 2023 ada perubahan anggaran dasar," papar Hendri.

"Tapi Pak Utut tetap gak mau," imbuhnya. 

Kendati tak lagi bersedia menjabat sebagai Ketua Umum, sambung Hendri, Utut Adianto telah menyatakan akan tetap mensupport dan memberi perhatian besar kepada pembinaan catur di Indonesia dan PB Percasi. 

"Beliau bilangnya tetap akan concern dan support. Mungkin di Dewan Pembina gitu bisa ya," tuturnya. 

Terkait persyaratan bakal calon Ketua Umum PB Percasi, Hendri menyampaikan di dalam AD/ART tidak dinyatakan secara eksplisit harus pernah menjadi pengurus di berbagai tingkatkan selama kurun waktu tertentu. 

"Yang penting punya dedikasi terus perhatian pada pembinaan atlet catur," terangnya. 

Lantas siapa sosok yang akan maju sbagai calon Ketua Umum PB Percasi 2026-2030 menggantikan Utut Adianto? 

"Sejauh ini belum ada nama yang dimunculkan atau digadang-gadang bakal jadi calon kuat Ketua Umum di Munas. Tapi Pak Utut menyampaikan telah menemukan figur yang potensial menjadi Ketua Umum PB Percasi 2026-2030," tutur Hendri. 

Sebagai pengurus yang pernah menjabat sebagai Wasekjen, Sekjen hingga Waketum, Hendri berharap pelaksanaan Munas PB Percasi 2026 dapat memilih figur-figur pengurus khususnya Ketua Umum yang memiliki kecintaan, komitmen dan dedikasi pada pembinaan olahraga catur. 

Hendri mengaku saat ini belum dapat memastikan apakah dirinya akan tetap menjadi pengurus PB Percasi atau tidak ke depan. Yang pasti ia berharap kepengurusan PB Percasi mendatang tetap menjaga hubungan baik dan kolaborasi dengan Pemerintah dalam hal ini Kemenpora yang telah terjalin dengan baik selama ini. 

"Bantuan yang diberikan Pemerintah melalui Kemenpora sangat membantu program-program pembinaan yang dilakukan PB Percasi. Begitu juga dengan dukungan dari para mitra sponsor yang mendukung PB Percasi dalam menggelar turnamen dan program-program pembinaan," pungkasnya. 


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close