parisklubslot gacoraqua365
Mendiktisaintek: Prabowo Ingin Kampus Dukung Program Prioritas Nasional

Mendiktisaintek: Prabowo Ingin Kampus Dukung Program Prioritas Nasional

Nusantaratv.com - 02 Mei 2026

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. (Foto: NTVnews)
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto. (Foto: NTVnews)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto agar perguruan tinggi mampu berjalan seiring dengan program prioritas nasional pemerintah.

Menurut Brian, Presiden berharap institusi pendidikan tinggi dapat menghasilkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan industri di dalam negeri.

"Sesuai petunjuk Bapak Presiden, penelitian maupun kegiatan akademik di kampus itu harus sejalan dan mendukung program kerja prioritas nasional. Artinya, kami berharap SDM yang nanti dilahirkan dari kampus itu memang sesuai dengan kebutuhan yang ada di bangsa kita," kata Brian usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Gedung A Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 Mei 2026.

Dia menjelaskan, arahan tersebut mendorong kementeriannya untuk memperkuat penelitian di perguruan tinggi agar mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan tantangan nasional.

Menurut Brian, relevansi pendidikan dan riset sangat penting dalam memperkuat kemandirian serta ketahanan nasional, terutama di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto ditemui di sela-sela kegiatan Kick Off Program Bestari Saintek dan Peluncuran Program Semesta Skema Pendanaan APBN Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (29/4/2026). (Foto: ANTARA/Sean F)

"Dengan berbagai gejolak atau permasalahan situasi dunia yang ada, ketergantungan pada negara lain itu terbukti bukan sesuatu yang menguntungkan bangsa kita. Kita harus memiliki kemandirian. Karena begitu ada gejolak, kita lihat kasus Selat Hormuz, harga menjadi naik, maka ketahanan bangsa kita tidak terlalu kuat," kata Brian.

Saat ini, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah program studi di perguruan tinggi negeri. Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

Brian menegaskan evaluasi itu bukan bertujuan menutup program studi, melainkan memperbarui substansi pembelajaran agar tetap mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terbaru.

"Maka, kemarin sudah saya sampaikan bahwa untuk program studi alih-alih ditutup, program studi itu kami kembangkan dalam artian kami lakukan evaluasi, kami lakukan update ya, sehingga substansi dari prodi-prodi itu terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Terus mengikuti perkembangan temuan-temuan terbarunya," tukas Brian.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close