Mendes Yandri Dorong Kerja Sama RI-China untuk Entaskan Daerah Tertinggal

Mendes Yandri Dorong Kerja Sama RI-China untuk Entaskan Daerah Tertinggal

Nusantaratv.com - 16 April 2026

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima audiensi Duta Besar (Dubes) China untuk RI Wang Lutong di Kantor Kemendes, Jakarta, Rabu 15 April 2026. ANTARA/HO-Humas Kemendes PDT (Antara)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima audiensi Duta Besar (Dubes) China untuk RI Wang Lutong di Kantor Kemendes, Jakarta, Rabu 15 April 2026. ANTARA/HO-Humas Kemendes PDT (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, berharap hubungan bilateral antara Indonesia dan China dapat menjadi instrumen strategis dalam upaya mengentaskan daerah tertinggal di Tanah Air.

Menurutnya, kerja sama internasional tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga harus mengarah pada pendekatan baru berupa pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kapasitas untuk mengatasi berbagai persoalan di daerah tertinggal.

"Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama bilateral Indonesia-Tiongkok di bidang pembangunan perdesaan dan pengentasan kemiskinan serta memastikan kelancaran pelaksanaan program-program yang telah direncanakan pada tahun 2026," kata Yandri saat menerima audiensi Duta Besar China untuk RI, Wang Lutong, di Kantor Kemendes, Jakarta, Rabu, 15 April 2026, dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pembaruan kerja sama antarkementerian seiring dengan dinamika pemerintahan, termasuk adanya perubahan nama, nomenklatur, dan struktur kelembagaan.

Perubahan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menjadi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dinilai perlu segera diikuti dengan penyesuaian agar birokrasi menjadi lebih efektif, penggunaan sumber daya lebih optimal, serta koordinasi antarlembaga semakin kuat.

Selain itu, Yandri menilai penyusunan rencana kerja yang konkret menjadi hal penting sebagai peta jalan yang terukur, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lancar dan target yang ditetapkan kedua negara dapat tercapai.

Salah satu bentuk konkret tersebut adalah penyusunan 12 Rencana Aksi Bangun Desa dari kementerian, yang mencakup berbagai program seperti Desa Tematik, Desa Ekspor, dan Desa Wisata.

Program-program tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mengoptimalkan potensi lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari tingkat desa.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close