Honda Brio Listrik Terdaftar di Indonesia, Berapa Harga Jualnya?

Honda Brio Listrik Terdaftar di Indonesia, Berapa Harga Jualnya?

Nusantaratv.com - 03 Maret 2026

Honda Super One. (Foto: Honda)
Honda Super One. (Foto: Honda)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Isu soal kehadiran Honda Brio Listrik kini semakin menguat. Bukan sekadar rumor, pabrikan asal Jepang tersebut diam-diam telah mendaftarkan kode kendaraan baru yang diduga kuat sebagai mobil listrik berbasis baterai (EV) di Indonesia.

Petunjuk ini terungkap dari laman Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2026. 

Dalam daftar tersebut, terdapat kode "JG6 A EV ZZE" dengan nilai jual Rp257 juta. Kehadiran kode "EV" di tengah nama kendaraan semakin memperkuat dugaan jika model ini adalah mobil listrik.

Banyak pihak menduga model tersebut merupakan Honda Super One, yang disebut-sebut sebagai "Brio Listrik" karena desainnya sangat kompak dan menyerupai generasi pertama Honda Brio.

Spekulasi harga langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan industri otomotif. Berdasarkan analisis segmen dan strategi pasar, Brio Listrik diprediksi akan dibanderol mulai Rp250 jutaan untuk varian dasar.

Harga tersebut dinilai realistis untuk kategori city car listrik entry level. Jika benar dirilis di rentang Rp250-Rp300 jutaan, mobil ini berpotensi menjadi salah satu mobil listrik Honda paling terjangkau di Tanah Air.

Untuk varian tertinggi dengan fitur lebih lengkap dan kapasitas baterai lebih besar, banderolnya diperkirakan menyentuh Rp300 jutaan. 

Varian ini kemungkinan akan dilengkapi fitur keselamatan aktif dan teknologi yang lebih canggih. Strategi varian bertingkat seperti ini umum diterapkan untuk memperluas jangkauan konsumen di berbagai level kebutuhan dan daya beli.

Daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Pemprov DKI Jakarta tahun 2026. (Foto: Tangkapan layar)

Harga akhir tentu sangat dipengaruhi oleh tingkat kandungan lokal (TKDN). Semakin tinggi komponen dalam negeri, semakin besar peluang harga ditekan agar lebih kompetitif.

Honda diyakini sedang mempelajari skema produksi lokal demi menjaga daya saing di tengah ketatnya persaingan mobil listrik di segmen Rp300 jutaan.

Apalagi jika insentif pajak kendaraan listrik dari pemerintah tetap berlanjut, harga jual bisa semakin menarik bagi konsumen yang ingin beralih dari mobil bensin ke kendaraan listrik.

Dengan estimasi harga Rp250-Rp300 jutaan, Brio Listrik diproyeksikan menyasar konsumen muda di kota besar, keluarga kecil, pengguna kendaraan harian dengan mobilitas tinggi, hingga pembeli mobil pertama yang ingin langsung beralih ke kendaraan listrik.

Jika Honda mampu menjaga harga varian dasar di bawah Rp300 jutaan, peluang sukses Brio Listrik di pasar nasional terbuka lebar. Nama besar Brio yang sudah memiliki basis pelanggan kuat menjadi modal penting untuk mempercepat adopsi versi listriknya.

Saat ini masyarakat tengah menunggu pengumuman resmi dari Honda. Mobil listrik tersebut diketahui sudah menjalani uji coba di jalan raya Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy. Meski begitu, dia belum memaparkan secara detail mengenai hasil pengujian kendaraan tersebut.

"Itu mobil sudah diuji coba di Indonesia. Artinya, kami memiliki rencana yang jelas terkait langkah selanjutnya untuk mobil tersebut di Indonesia," ujar Billy di Jakarta, dikutip pada Senin, 2 Maret 2026.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close