Haru, Istri Bantu Suami Persiapan Berangkat Jadi Pasukan Perdamaian ke Gaza

Haru, Istri Bantu Suami Persiapan Berangkat Jadi Pasukan Perdamaian ke Gaza

Nusantaratv.com - 02 Maret 2026

Istri membantu suami yang anggota TNI persiapan berangkat menjadi pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. (Foto: Istimewa)
Istri membantu suami yang anggota TNI persiapan berangkat menjadi pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina. (Foto: Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Unggahan akun Tiktok @clodhiaayaa mendapatkan banyak perhatian dari warganet.

Salah satunya saat dia ikut mempersiapkan keperluan suami yang merupakan anggota TNI untuk berangkat menjadi salah satu personel Pasukan Perdamaian yang akan diberangkatkan ke Gaza, Palestina.

"Ternyata sudah di fase bantu suami packing perlengkapan siap (ke) Gaza," demikian tulisnya, mendampingi unggahan video, dikutip Senin (2/3/2026).

Di ruang tamu, tampak tiga tas besar tengah disiapkan. Satu tas sudah tersusun rapi lengkap dengan helm di atasnya. Kedua pasangan ini juga tampak tengah memasukkan sejumlah pakaian, salah satunya seragam loreng.

"Packing sambil tahan kesedihan," demikian caption yang ditulis. Caption tersebut disertai emotikon haru, tagar Gaza, TNI Indonesia, dan Suamiku, dan FYP.

Konten itu sudah ditonton lebih dari 440 ribu kali dan disukai 49 ribu warganet. Yang berkomentar sudah lebih dari 2 ribu orang.

Beberapa netizen menyemangati istrinya. Salah satunya dari akun @mamavin__, "Semangat yaa kka. Salut sma TNI siap dalam keadaan apa pun. Siap untuk situasi apa pun yg terjadi di depan. Pokoknya harus pulang dengan selamat ya. Yg sabar ya untuk istrinya."

Berdasarkan hasil Rapat Penyiapan Satgas Perdamaian dan Kemanusiaan Indonesia yang digelar Kamis, 12 Februari 2026, TNI telah menyusun timeline kerja untuk memastikan kesiapan 8.000 pasukan untuk misi perdamaian dan kemanusiaan ke Gaza, Palestina. 

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Donny Pramono mengatakan Februari 2026 fokus pada pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan penyiapan administrasi personel. Dilakukan juga pelaksanaan gelar kesiapan pasukan untuk mengecek kelengkapan sarana dan prasarana.

Awal April 2026, ditargetkan 1.000 personel pertama dalam kondisi siap diberangkatkan sewaktu-waktu. Akhir Juni 2026, ditargetkan seluruh elemen brigade komposit 8.000 personel mencapai status siap berangkat.

"Rencana pengiriman sekitar 8.000 personel ini masih dalam tahap persiapan dan sepenuhnya menunggu keputusan Presiden RI (Prabowo Subianto) selaku pemegang keputusan politik negara," ujar Donny, Senin (16/2/2026).

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close