Daerah Berprestasi di Papua Terima Insentif Fiskal, Mendagri Siapkan Rp64 Miliar

Daerah Berprestasi di Papua Terima Insentif Fiskal, Mendagri Siapkan Rp64 Miliar

Nusantaratv.com - 23 Juni 2026

Mendagri Tito Karnavian menyampaikan sambutan pada kegiatan malam penganugerahan apresiasi pemerintah daerah berprestasi regional Papua di Kota Jayapura, Senin, 22 Juni 2026. (Antara)
Mendagri Tito Karnavian menyampaikan sambutan pada kegiatan malam penganugerahan apresiasi pemerintah daerah berprestasi regional Papua di Kota Jayapura, Senin, 22 Juni 2026. (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah di Tanah Papua yang dinilai menunjukkan kinerja terbaik dalam berbagai bidang pembangunan.

Tito menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri telah mengalokasikan Dana Insentif Daerah (DID) senilai Rp64 miliar bagi daerah-daerah penerima penghargaan. Penilaian dilakukan berdasarkan empat kategori, yakni upaya penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting, creative financing (pembiayaan kreatif), penurunan angka pengangguran, serta pengendalian inflasi.

"Jadi malam ini anggaran Rp64 miliar telah dikucurkan kepada daerah berprestasi dan dana itu akan disalurkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) untuk digunakan oleh kepala daerah untuk kegiatan kemasyarakatan," ujarnya.

Menurut Tito, pemberian penghargaan dan insentif fiskal tersebut diharapkan dapat mendorong seluruh kepala daerah di wilayah Papua agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Sehingga diharapkan ke depan semua kepala daerah di Tanah Papua berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan dana insentif fiskal," katanya, dikutip dari Antara.

Dia juga menekankan bahwa dana insentif yang diterima pemerintah daerah harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di masing-masing wilayah.

"Kami juga mengharapkan setiap kepala daerah yang menerima penghargaan dan anggaran ini ke depan tidak bermasalah dengan hukum," ujarnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close