BPOM Pastikan Stok Obat dan Pangan Indonesia Aman di Tengah Konflik Timur Tengah

BPOM Pastikan Stok Obat dan Pangan Indonesia Aman di Tengah Konflik Timur Tengah

Nusantaratv.com - 06 Maret 2026

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar membeli martabak untuk dites sampelnya dalam inspeksi mendadak di Jakarta, Rabu 4 Maret 2026. ANTARA/Mecca Yumna (Antara)
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar membeli martabak untuk dites sampelnya dalam inspeksi mendadak di Jakarta, Rabu 4 Maret 2026. ANTARA/Mecca Yumna (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar memastikan Indonesia masih memiliki ketahanan obat dan pangan yang cukup meskipun konflik di Timur Tengah berpotensi memengaruhi rantai pasok global.

Menurutnya, pemerintah telah mengantisipasi berbagai kemungkinan dampak dari situasi geopolitik tersebut.

Taruna menjelaskan konflik internasional memang dapat berdampak pada Indonesia, khususnya terhadap harga obat-obatan.

Hal ini disebabkan karena sebagian bahan baku obat masih bergantung pada impor dari luar negeri.

Meski demikian, ia menegaskan stok obat yang dimiliki perusahaan farmasi nasional saat ini masih dalam kondisi aman.

Dilansir dari Antara, berdasarkan perhitungan BPOM, ketersediaan obat maupun bahan pangan di Indonesia masih cukup sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan.

Selain itu, Taruna menilai kondisi ketahanan pangan Indonesia saat ini cukup baik.

Beberapa komoditas utama seperti beras bahkan sudah dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri sehingga tidak lagi bergantung pada impor.

Konflik di Timur Tengah sendiri memanas setelah serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang kemudian dibalas dengan serangan rudal dan drone.

Situasi tersebut juga memicu laporan penutupan Selat Hormuz oleh Iran, jalur laut strategis yang menjadi rute utama perdagangan minyak dan gas dunia.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close