BNI Imbau Nasabah Waspada Kejahatan Siber Saat Gunakan BNIdirect

BNI Imbau Nasabah Waspada Kejahatan Siber Saat Gunakan BNIdirect

Nusantaratv.com - 17 April 2026

Waspada Kejahatan Siber, BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect (BNI)
Waspada Kejahatan Siber, BNI Perkuat Literasi Keamanan Digital Nasabah BNIdirect (BNI)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Bank Negara Indonesia (BNI) mengingatkan para nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan siber seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital, khususnya dalam penggunaan layanan BNIdirect.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan bahwa perlindungan data pribadi menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan transaksi perbankan digital. Ia menyebut kebocoran data tidak hanya mengancam kerahasiaan informasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian finansial hingga merusak reputasi nasabah.

"Perlindungan data pribadi menjadi fondasi utama dalam memastikan setiap transaksi berjalan dengan aman dan nyaman. Dengan menjaga keamanan data, nasabah dapat meminimalkan berbagai risiko kejahatan siber, seperti peretasan, malware, hingga phishing," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 17 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa nasabah perlu memahami jenis data yang wajib dijaga kerahasiaannya saat menggunakan layanan BNIdirect, baik untuk kebutuhan transaksi individu maupun bisnis.

Data tersebut mencakup informasi rekening, Company ID (CID), user ID, password, kode token, hingga alamat email dan nomor telepon yang terdaftar.

Menurutnya, data transaksi juga menjadi sasaran utama pelaku kejahatan siber yang sering menggunakan modus phishing serta rekayasa sosial (social engineering) untuk mendapatkan akses ilegal ke akun nasabah.

Untuk itu, BNI mengimbau agar nasabah tidak pernah membagikan data sensitif kepada siapa pun.

Pihak bank juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah meminta informasi seperti password, PIN, maupun kode OTP melalui media apa pun.

Selain itu, nasabah dianjurkan untuk selalu mengakses layanan melalui kanal resmi BNIdirect dan menghindari tautan mencurigakan yang berpotensi mengarah ke situs palsu.

Penggunaan password yang kuat dan berbeda di setiap akun, serta pembaruan secara berkala, juga menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan.

Nasabah juga diingatkan untuk menggunakan jaringan internet yang aman dengan menghindari WiFi publik saat bertransaksi.

Selain itu, kewaspadaan terhadap pesan mencurigakan melalui email, SMS, maupun WhatsApp yang meminta data pribadi juga perlu ditingkatkan.

Dengan meningkatnya ancaman kejahatan siber, BNI menekankan bahwa keamanan data merupakan tanggung jawab bersama antara pihak bank dan nasabah.

Melalui langkah-langkah pencegahan tersebut, diharapkan nasabah dapat menjaga keamanan transaksi sekaligus meminimalkan risiko di dunia digital.

BNI juga menegaskan bahwa kesadaran serta kedisiplinan dalam menjaga data pribadi menjadi kunci utama dalam menciptakan ekosistem transaksi digital yang aman, nyaman, dan terpercaya bagi seluruh nasabah.


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close