Nusantaratv.com - Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian menegaskan pembentukan Holding BUMN Jasa Survei, PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (IDSurvey), merupakan langkah strategis pemerintah yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat tata kelola BUMN, meningkatkan efisiensi, dan menutup celah kebocoran.
Pernyataan tersebut disampaikan Kawendra dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama Direktur Utama IDSurvey beserta seluruh subholding, Kamis (25/6/2026).
Kawendra menyampaikan hal itu saat merespons pandangan Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Mufti Aimah Nurul Anam.
Sebelumnya, Mufti mengaku baru mengetahui pembentukan IDSurvey yang dilakukan pada Juli 2025 dan menilai selama hampir satu tahun keberadaan holding tersebut belum memberikan dampak yang dirasakan secara nyata.
Menanggapi hal tersebut, Kawendra menilai pembentukan IDSurvey justru menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam memperbaiki tata kelola perusahaan negara.
"Saya ingin membantah soal ketidakdisiplinan pemerintah dalam IDSurvey. Justru ini adalah bentuk bagaimana pemerintah ingin mencegah kebocoran dengan cara mendirikan holding yang memang sehat di bawahnya. Mereka memastikan efisiensi itu dilakukan dan kebocoran itu ditiadakan," ujar Kawendra.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari transformasi BUMN yang tengah dijalankan pemerintah.
Konsolidasi perusahaan melalui holding bertujuan menciptakan perusahaan negara yang lebih kuat, sehat, dan kompetitif, bukan sekadar mengurangi jumlah perusahaan.
"Apalagi dengan adanya DSI, di sana banyak sektor yang bisa dilakukan penetrasi. Justru ini adalah hal yang selaras dengan kesepakatan kita mengurangi keseluruhan ribuan perusahaan menjadi sekian ratus perusahaan saja, tapi bukan berarti meniadakan yang memang harus diperkuat," lanjutnya.
Kawendra menambahkan, pembentukan IDSurvey merupakan langkah yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam membangun BUMN yang lebih profesional, efisien, dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
"Rasanya ini sudah langkah yang tepat," pungkasnya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh