AHY Tekankan Pentingnya Fondasi Kuat Wujudkan Infrastruktur Tangguh

AHY Tekankan Pentingnya Fondasi Kuat Wujudkan Infrastruktur Tangguh

Nusantaratv.com - 04 November 2026

AHY (Kemenkoinfra)
AHY (Kemenkoinfra)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur nasional harus mengutamakan kualitas fondasi, keselamatan, dan ketahanan jangka panjang. Infrastruktur yang kokoh dinilai menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Katanya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh kecepatan maupun banyaknya proyek fisik yang diselesaikan. Lebih dari itu, setiap infrastruktur harus dirancang dengan perencanaan matang agar mampu menghadapi berbagai risiko dan tantangan pada masa mendatang.

Pesan tersebut disampaikan AHY saat memberikan Special Keynote Address dalam acara 30th Annual Scientific Meeting Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI) di Jakarta, pada Selasa, 3 November 2026.

Dalam kesempatan itu, AHY menyoroti pentingnya aspek geoteknik dalam pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kekuatan suatu bangunan sangat bergantung pada kondisi tanah dan kualitas fondasi yang menopangnya.

“What lies beneath determines what stands above,” ujar AHY.

Ia menjelaskan, berbagai infrastruktur berskala besar, seperti jembatan, gedung bertingkat, hingga bendungan, tidak akan mampu menjamin keselamatan dan ketahanan konstruksi apabila tidak ditopang fondasi yang dirancang secara tepat.

AHY (Kemenkoinfra)

Karena itu, AHY menilai keahlian para pakar geoteknik memiliki peran strategis dalam memastikan pembangunan infrastruktur memenuhi standar teknis, keamanan, dan kualitas yang dibutuhkan.

AHY juga mengingatkan bahwa perjalanan Indonesia menuju 2045 dihadapkan pada beragam tantangan global. Mulai dari ketidakpastian ekonomi, dinamika geopolitik, perubahan iklim, perkembangan teknologi, hingga ketimpangan pembangunan antarwilayah.

Dalam situasi tersebut, infrastruktur memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar pembangunan fasilitas fisik. Keberadaannya harus mampu memperkuat konektivitas masyarakat, membuka akses lapangan pekerjaan, menghubungkan petani dengan pasar, serta mempermudah masyarakat mendapatkan pendidikan dan pelayanan kesehatan.

Meski demikian, AHY menegaskan pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya mengejar target kuantitas. Pemerintah harus memastikan setiap proyek dibangun dengan standar kualitas tinggi, perencanaan cerdas, serta memperhatikan aspek keselamatan dan keberlanjutan.

Dalam menjalankan tugasnya, AHY menjelaskan pemerintah terus memperkuat koordinasi kebijakan dan investasi lintas sektor pembangunan. Cakupannya meliputi pekerjaan umum, transportasi, perumahan, pertanahan, tata ruang, hingga pembangunan kewilayahan.

Menurutnya, sinkronisasi antarsektor menjadi faktor penting agar pembangunan infrastruktur tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling terhubung dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menyampaikan orasi ilmiah dan menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta menyeimbangkan kemakmuran dengan keberlanjutan

AHY turut mengingatkan bahwa fondasi pembangunan bangsa tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik. Pengetahuan, integritas, ketepatan kebijakan, serta kepercayaan masyarakat juga menjadi elemen penting dalam menciptakan pembangunan nasional yang kuat.

"Kita membutuhkan ambisi, tetapi juga tanggung jawab. Kita membutuhkan kecepatan, tetapi tidak boleh mengorbankan keselamatan. Kita membutuhkan investasi, tetapi yang paling utama adalah infrastruktur yang melayani masyarakat,” tuturnya.

Sejalan dengan hal tersebut, AHY mengajak HATTI meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan nasional melalui penguatan penelitian dan pengembangan, peningkatan standar profesi, serta perluasan kolaborasi antara kalangan akademisi, pelaku industri, dan pemerintah.

Ia berharap keterlibatan para ahli teknik tanah dapat memastikan setiap proyek infrastruktur di Indonesia dibangun berdasarkan kajian ilmiah dan standar teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.

AHY menegaskan Indonesia tidak mungkin mewujudkan pembangunan bangsa yang tangguh apabila masih bertumpu pada fondasi yang rentan. Oleh karena itu, penguatan fondasi, peningkatan keselamatan konstruksi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan harus menjadi prioritas.

Dengan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan, Indonesia diharapkan semakin siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus memperkuat langkah menuju Indonesia Emas 2045.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close